Ini Kasus Narkoba yang Berhasil Diungkap Polsek Bangko Rokan Hilir Sejak Januari 2019

INDONESIASATU.CO.ID:

ROKAN HILIR - Sejak bulan Januari 2019 sudah tujuh kasus narkoba diungkap kepolisian sektor Bangko, Bagansiapiapi kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau. Demikian hal ini di jelaskan oleh Kapolsek Bangko, Kompol Sasli Rais, SH.

Dibeberkannya, diawal tahun 2019, yakni pada tanggal 05 Januari 2019 Petugas kepolisian Sektor Bangko,   Bagansiapiapi melakukan penangkapan tersangka narkoba dengan pelaku Dedy Alias Dedi Panjang dan Eva Ratna Sari di jalan Utama, Kelurahan Bagan Barat, Bagansiapiapi. Pada penangkapan itu polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) yang cukup lumayan banyak, diantaranya 1 buah kotak merah berisi 15 paket sabu dengan berat 2.22 Gram dan 2 bungkus plastik bening kosong. Sementara dari tangan Eva, Polisi menemukan 8 paket jenis sabu seberat 4.25 gram, 6 butir pil diduga extaci, 2 butir diduga Narkotika jenis Happy Five, 1 buah tas/dompet warna merah, 1 buah tas/dompet warna hitam. Kemudian  Uang Rp 35 juta, 1 unit timbangan digital, bungkusan-bungkusan plastik bening, 1 unit HP merk OPPO F5 warna hitam , 1 unit HP Oppo Merk A37 warna putih dan 1 unit HP Samsung lipat warna hitam.

Satu hari berselang kemudian, dijalan yang sama (Jl Utama) polisi meringkus EMP. Ia diamankan bersama BB 10 butir pil warna orange berlogo/bergambar ikan diduga Narkotika jenis Extaci dan 1 unit HP merk Samsung warna hitam jenis samsung lipat.

Pada  22 Januari 2019 Polisi kembali menggerebek sebuah rumah di jalan Bintang, Parit Aman. Pada penggerebekan itu polisi meringkus Herman alias Lento bersamaan dengan Barang Bukti yang diamankan 1 botol kaca yang didalamnya berisi 7 paket plastik klip ukuran sedang yang diduga berisi sabu-sabu dengan berat 37.26 Gram. Petugas juga menemukan 1 buah tas sandang hitam, didalamnya berisi 1 buah pipa besi yang didalamnya berisi 6 paket plastik klip putih berukuran kecil diduga berisi sabu-sabu, total keseluruhan Barang Bukti 38 (tiga puluh delapan) gram. Uang tunai sebanyak Rp. 5.000.000., (diduga hasil penjualan Sabu) juga diamankan. Tidak hanya itu, 1 buah Handphone merk Nokia warna biru dan 1 buah Handphone Merk Samsung warna putih juga disita.

Pada 25 Februari 2019, Polisi kembali melakukan penangkapan pelaku penyalahgunaan narkotika disebuah salon yang ada dijalan Bintang, Gang Teguh, Salon Linda. Petugas mengamankan Dian Erpina dan Rusnia Intan. Dari tangan kedua pelaku diamankan 3 butir Narkotika diduga jenis Extacy dan 1 buah tas/dompet bermotif kotak-kotak warna hitam putih .

Selanjutnya 10 Maret 2019, di pinggir jalan Bintang, Gang Teguh, Kepenghuluan Bagan Jawa, Bagansiapiapi polisi mengamankan pelaku penyalahgunaan narkotika dengan tersangka Syaf. Dari tangannya polisi mengamankan 5 butir Narkotika diduga jenis Extacy, 1 Unit HP Merk Nokia warna biru, dan uang diduga hasil penjualan barang haram itu sejumlah Rp.560.000.

Pada 9 April 2019, Polisi kembali melakukan penggerebekan pelaku penyalahgunaan narkoba di jalan SGB Ujung. Pada pengrebekan itu 4 orang diamankan, mereka yang diamankan Junaidi, Erwan, Hartoyo dan Lilis dengan barang bukti berupa 1 bungkus plastik bening berisikan butiran kristal, diduga narkotika jenis sabu berat kotor 4,42 Gram, 7 bungkus plastik bening dalam keadaan kosong, 1 unit timbangan digital, 1 buah botol aqua (pada bagian tutupnya disambung pipet) yang diduga alat hisap narkotika jenis sabu / bong, 1 buah mancis dan 1 unit Handphone merk Nokia warna hitam biru.

Terakhir pada 22 Mei 2019, Polisi mengamankan Saparudin di dalam rumahnya, warga Batu Hampar, Bagan Hulu Bagansiapiapi, dari tangannya diamankan 79 bungkus paket kertas berisikan narkotika jenis ganja dengan berat 26.36 Gram.

Dalam kesempatan ini, Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais, SH mengajak semua pihak agar ikut andil dan bekerja sama dalam memberantas peredaran narkoba. Pihaknya juga berupaya memberikan penyuluhan bahaya narkoba kesekolah-sekolah dan remaja.

"Polsek Bangko sangat berkomitmen dalam pemberantasan narkoba, Kita akan berupaya semaksimal mungkin mengungkap dan menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba. Kami berharap kerjasama masyarakat. Beberapa upaya telah dilaksanakan dan keberhasilan dari pengungkapan kasus narkoba tersebut tidak terlepas dari informasi dan dukungan masyarakat yang peduli terhadap bahaya narkoba,"pungkasnya, Selasa (25/06/2019) kepada jurnalis IndonesiaSatu.co.id. (Andy)

  • Whatsapp

Index Berita