Lempar Gagasan Malah Jadi Gas - Gasan

INDONESIASATU.CO.ID:

Lebak - Miris, berawal dari kecintaan kepada pengembangan nalar intelektual dan kebutuhan konstruksi kaderisasi jangka panjang kini menjadi ketimpangan dalam berdialektika. Setidaknya Muspimnas PMII yang bertempat di Asrama Haji Boyolali, Jawa Tengah, akhir pekan di bulan Februari 2019 ini berubah menjadi gaya premanisme. Ternyata bahasa tangan terkepal dan maju ke muka betul terjadi di arena musyawarah ini.

Keganjalan yang tersumbat juga dapat dirasakan setelah melihat kesigapan para panitia dalam mengkawal jalannya acara. Meskipun berjejer pasukan pengamanan dari panitia internal sampai dengan pengamanan eksternal seperti banser, Polisi sekelas Brimob ternyata tidak menjamin kemanan pada kader di arena ini. Fakta yang terjadi salah satu pucuk pimpinan Pengurus Cabang PMII tercederai sampai dilarikan ke rumah sakit. Apa namanya kalau bukan ketidak seriusan PB PMII dalam meninjau kinerja panitia?

Disamping itu, edaran narasi kabar kongres di media-media elektronik pun menjadi bumbu eksistensi Muspimnas. Hampir semua pengurus setingkat provinsi dan setingkat pengurus cabang sejak mulainya muspimnas ramai berstatemen siap menjadi tuan rumah kongres PMII yang tak lama lagi akan diselenggarakan. 

Padahal dalam momentum Muspimnas ini seharusnya diarahkan kepada nilai-nilai yang konstruktif dan imaginatif agar kebutuhan organisasi dapat dicapai dengan semestinya. Jelasnya dalam hal ini seperti pengkaderan yang lentur dan teratur membentuk karakter kader menjadi kader yang bahagia dalam ruang lingkup kreativitas berpikir dijunjung setinggi-tingginya.

Sebagai peserta Muspimnas yang pertama kali mengikuti kegiatan ini, saya merasa pendidikan musyawarah tidak sesuai dengan nama kegiatan. Bukankah yang dimaksud dengan musyawarah adalah mencari benang merah dalam berbagai gagasan sampai pada bertemu dengan kata mufakat. Atau sesial-sialnya terjadi lobying kemudian juga votting.

Terpenting manifesinya adalah tidak terlepas dari nilai dasar pergerakan dan moto PMII. Sebagaimana perjuangan founding father terdahulu. (Amel) 

(Penulis adalah kader PMII Provinsi Banten yang merupakan delegasi dari PC PMII Kabupaten Lebak).

  • Whatsapp

Index Berita